Keris – Status Kebanggan, Liukan Tajam nan Mematikan

Pernahkah anda terfikir, bagaimana senjata sekecil keris bisa mengalahkan pedang-pedang yang besar dari timur tengah ataupun dari negara negara eropa? Apakah keris ini benar benar mempunyai nyawa di setiap bilahnya?

Pedang Luar Negeri

Jika tentang nyawa di setiap bilah keris penulis tidak bisa menjelaskan. Itu tergantung keyakinan dari anda sebagai pembaca. Apakan anda meyakini atau tidak, itu terserah anda.

Namun, jika kita benar benar meninjau lagi, secara logika, kita memang bisa mengalahkan orang orang dari luar negeri dengan senjata yang kecil ini. Ya, keris memang senjata yang paling efektif bagi kita, orang orang Indonesia.

Memang, sangat jelas, senjata orang orang dari luar negeri sangatlah besar. Orang-orangnya pun tidak kalah besar. Itu wajar. Karena memang, mereka terbiasa berperang di medan perang yang luas dan lapang seperti gurun pasir. Mereka bebas mengayunkan senjata senjata mereka sesuka hati karena memang ruang disekitar mereka sangat luas.

Medan Pertempuran Yang Luas di daerah Afrika

Tapi coba kita tinjau lagi medan laga di negara kita, Indonesia. Disini susah sekali kita menemukan tanah selapang gurun sahara. Alih-alih lapangan, yang ada malah hutan yang sangat lebat yang sampai-sampai susah untuk mendeteksi orang-orang yang bersembunyi.

Hutan Hujan Tropis – Medan Laga Indonesia dan Negara-Negara Asia Tenggara

Dengan arena perang yang seperti itu, orang-orang Indonesia yang memang ukuran tubuhnya relatif lebih kecil dibanding orang-orang eropa maupun timur tengah bisa bergerak lebih lincah, bisa bersembunyi lebih rapi, dan bisa menyerang dari arah yang tidak terduga oleh lawan. Hal ini menyebabkan senjata-senjata yang besar tidak efektif di medan laga seperti ini. Justru, pedang yang besar akan mudah tersangkut, orang-orang yang besar pula susah untuk bersembunyi. Justru dengan ukuran tubuh yang kecil dan senjata yang relatif kecil pula kita mendapat keuntungan. Kita lebih lincah dan lebih susah terlihat musuh. Hal inilah yang menyebabkan sejata sekecil keris dapat mengalahkan pedang yang sangat besar.

Keris, Senjata Efektif Asli Indonesia

Lebih dari itu, keris dibuat dengan proses penempaan yang tidak mudah. Dua lapisan besi yang tebal ditumpuk dan di pijarkan di bara api yang sangat panas lalu ditempa menjadi lengket satu sama lain. Hal ini diulang sampai ribuan lapis. Ini menyebabkan di keris yang asli, memang terdiri dari ribuan lapisan yang bisa kita lihat meski tanpa alat bantu. Diantara lapisan-lapisan itu, ada rongga-rongga yang terisi udara.

Dengan bentuk yang meliuk-liuk, ketika keris ditancapkan ke dalam perut seseorang, keris tersebut seolah mencabik-cabik isi perut korban. Lebih lagi, dengan adanya udara di rongga-rongga antar lapisan logam reaktif di dalam keris, didalam perut akan tertinggal campuran antara logam reaktif, udara, dan air yang akan bereaksi membuat karat. Reaksi yang sangat menyakitkan itu akan terjadi di dalam perut korban.

Memang tusukan dari keris hanya sekitar 4 centimeter paling lebar. Namun, jika kita tinjau di dalam bekas tusukan tersebut, terdapat karat-karat yang tertinggal di antara oragan-organ yang tercabik-cabik oleh bentuk keris yang meliuk-liuk.

Keris memang didesain bukan untuk saling diadu seperti pedang, melainkan alat tusuk. Sekali tusukan pada organ vital, sang korban akan langsung tak bernyawa. Jika memang seburuk-buruknya korban tidak tertusuk pada organ vital, korban akan menderita sepanjang sisa hidupnya. Karena karat yang disebar oleh rongga rongga keris tersebut akan terus meyebar layaknya kanker sampai merenggut nyawa sang korban.

Kesaktian Keris justru terletak pada “karat”nya

Dapat dikatakan, jika sudah tertusuk oleh senjata bernama keris ini, susah bagi korban untuk bertahan hidup apalagi menjadi sehat kembali. Hampir pasti nyawa sang korban hanya tinggal hitungan hari saja.

Karenanya, meski kecil, keris merupakan senjata yang efektif seuai dengan fungsinya sebagai alat tusuk, orang-orang Indonesia yang ukuran tubuhnya relatif kecil dan lincah, dan medan laga di Indonesia yang banya halangan (pepohonan).

Etika Penggunaan Keris

Keris sendiri lebih merupakan tanda pengenal dari setiap orang pada zamannya. Seperti pada hari ini kita saling bertukar kartu nama, dilihat dari kerisnya, kita dapat mengidentifikasi apakah orang tersebut orang keraton, pendeta, petani, kesatria, atau status sosial yang lain. Karenanya, dahulu setiap orang mempunyai kerisnya masing masing. Selain sebagai senjata yang ampuh, kaeris merupakan status sosial yang dibanggakan oleh leluhur kita.

Jayalah kesatria-kesatria Indonesia masa kini. dengan sedikit mengenang dan menghayati perjuangan leluhur kita, mari kita sepenuh hati berjuang memajukan negara kita bersama, Indonesia. Sesuai dengan filosofi keris, meskipun kita kecil jika dilihat dari segi ukuran fisik, kita dapat menjadikan hal itu sebagai keunggulan dan mengalahkan lawan dengan gerakan yang efektif. jangan melihat suatu hal dari segi negatif saja kawan, mari kita lihat keunggulan dari setiap fasa kehidupan yang kita hadapi.

Indonesia adalah Bangsa yang Besar

Aku Percaya, Bangsaku adalah Bangsa yang besar. Indonesia IS born to be BIG! Ayo generasi muda, kita buktikan bahwa negeri kita kaya akan negarawan negarawan muda yang akan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang terhormat di mata dunia!

Categories: Budayaku, Budayamu, Budaya Kita, Peristiwa Disekitar Kita | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: