Penonton MEMANG yang paling ahli

Di semua pertandingan, selalu, orang yang paling ahli bukanlah pemain lapangan. Meski itu pemain yang paling andalan sekalipun. Bukan pula sang pelatih, apalagi para pemain cadangan. Selalu dan pasti, orang yang paling ahli dalam setiap pertandingan adalah para penonton, para pengamat, para pengkritisi.

Suporter selalu menjadi penilai yang sangat kritis

Begitu pula dalam hidup ini kawan, hidup ini adalah arena anda semua untuk bertindak, untuk berbuat, untuk berkarya. Hidup anda adalah apa yang anda mau. Terserah anda ingin mengarahkan hidup anda sepeti apa. Apakah anda ingin menghabiskan waktu anda untuk game? musik? belajar? itu benar-benar terserah anda. Terserah apa yang ingin anda lakukan di pertandingan anda.

Seperti sebuah pertandingan, kita menjalani hidup kita bersama orang orang lain. Kita tidak sendiri. Banyak orang-orang lain yang menonton bagaimana kita menjalani hidup kita. Lantas, apa yang menyebabkan orang lain mau menonton hidup kita? Yaitu tergantung bagaimana kita “bermain”. Apakah kita akan bermain aman dan membosankan atau bermain seru dan tidak dapat diprediksi orang lain. Tentu, menurut logika, orang normal tentu akan menyukai permainan yang seru dan tidak bisa diprediksi.

Resiko Membuat Hidup Lebih Berwarna

Semakin kita berani mengambil resiko, semakin kita berani mengambil tanggung jawab, semakin seru hidup kita. Semakin banyak pula orang-orang yang akan mengamati kita, menonton kita, mengkritisi kita. Semakin kita hidup normal, semakin kita hidup biasa saja, semakin bosan, dan kita akan mulai mencari-cari satu hal untuk dikerjakan. Seringkali, pekerjaan ini adalah “mengamati orang lain”. Jadi, semakin anda tidak berani mengambil resiko hidup ini, semakin anda bosan dan anda hanya akan menjadi pengamat dari hidup orang-orang lain yang mungkin tidak lebih baik dari anda, namun dia lebih berani dalam menghadapi tantangan hidup dia.

Kembali lagi, semua pilihan tergantung anda. Apa yang anda ingingkan dengan masa depan anda, itu semua tergantung diri anda sendiri. Apakah anda ingin hanya “selamat”? Atau anda ingin meraih sukses? Tentukan pilihan anda secepatnya. Karena jika anda memilih untuk sukses, ingat lah bahwa “semua itu mungkin”. Pontensi anda tidak terbatas.

Pilihan hidup anda tergantung apa yang anda mau

Dalam menjalani tantangan itu kita tidak harus selalu benar. Pasti kita akan melakukan kesalahan-kesalahan baik itu besar maupun tidak berarti. Namun, jangan takut, kita adalah manusia. Tempatnya salah dan lupa. Jika kita salah dalam mengambil keputusan, tentu akan ada orang orang yang mengamati dan mengkritisi kita di keberjalanannya. Asalkan kita tidak jatuh ke lubang yang sama, wajar kita melakukan kesalahan kawan.

Pertolongan pasti datang dari sumber yang bahkan tidak anda duga

Memang, ketika dalam proses mengingatkan, seringkali orang orang kelewat seru. Sehingga tidak jarang orang yang diingatkan merasa sedikit sakit hati. Yang harus kita pegang disini adalah bahwa orang yang mengamati akan selalu seolah jauh lebih jago dibanding orang yang melakukan. Karena, sudut pandang orang dari luar seringkali memang lebih luas.

Sempat aku terfikir, jika memang sang pengamat itu sejago itu, mengapa dia tidak melakukan hal yang dia kritisi itu sendiri. Bukankah dia jago akan hal itu?

Semua Orang Mempunyai Peran Masing-masing, Mari kita saling membantu

Tapi nyatanya memang, berkata-kata itu jauh lebih mudah daripada melakukan secara langsung. Karenanya, perlu kita sadari agar kita selalu menjaga lisan kita.

Semisal seekor kuda, akan berlari menempuh jarak 30 kilo meter dalam waktu satu jam. Namun, kuda tersebut jika berlari sambil dicambuk, pasti akan menempuh jarak yang sama dalam waktu yang lebih cepat.

Kuda yang diberi lecutan cambuk akan berlari lebih kencang

Karenanya, sebenarnya, orang orang pengamat, orang orang pengkritisi, orang orang yang hanya omong doang, memang dibutuhkan. Orang orang yang berani mengambil resiko pun pasti tetap membutuhkan orang orang yang kritis, yang mau mengamati keberjalanan dia.

Yang membedakan disini adalah posisi dari masing masing orang tersebut. Apakah anda ingin termasuk menjadi pelopor perubahan atau hanya sebagai pengamat. Itu terserah anda. Pilihan ada di tangan anda. Tentukan segera.

Tentukan Jalan Hidupmu, Sekarang!

Categories: Kilau Lentera Ide | Tags: , , , , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: